Ilustrasi, sumber foto: Istimewa
Studio Tangkas - Tren kasus COVID-19 di dunia belum menunjukkan penurunan. Situs World O Meter mencatat, sampai dengan hari Rabu (9/8/2021) pukul 7.44 WIB, sebanyak 222.668.980 orang positif virus corona.
Dari jumlah tersebut, jumlah kematian yang diakibatkan oleh virus corona saat ini menjadi 4,59 juta kasus. Sedangkan yang sembuh dari COVID-19 sebanyak 199.207.386 orang.
Masih ada 18.863.452 pasien di dunia yang berjuang melawan COVID-19
Dari total 222.668.980 kasus COVID-19, terdapat 18.863.452 kasus aktif virus corona dan 203.805.528 kasus yang dianggap selesai karena meninggal dan yang dianggap sembuh.
Sebanyak 18,7 juta orang (99,4 persen) dilaporkan menunjukkan gejala COVID-19. Kemudian, 104.613 orang (0,6 persen) dalam kondisi kritis akibat virus corona.
Ini adalah 10 negara teratas dengan kasus aktif dan kematian COVID-19 tertinggi
Kasus aktif COVID-19 tertinggi di dunia berada di Amerika Serikat dengan 8,9 juta kasus, disusul Inggris dengan 1,25 juta kasus, Iran dengan 649 ribu kasus, Rusia dengan 556.000 kasus, Turki dengan 489 ribu kasus, India dengan 397.000 kasus, Brasil dengan 396.000 kasus, Meksiko 387 ribu kasus, Prancis 320 ribu kasus, dan Spanyol 304 ribu kasus.
Jumlah kematian akibat COVID-19 tertinggi berasal dari Amerika Serikat yaitu 668 ribu kasus, Brasil 584 ribu kasus, India 441.000 kasus, Meksiko 263.000 kasus, Peru 198.000 kasus, Rusia 188.000 kasus, Indonesia 137 ribu kasus, Inggris 133.000 kasus, Italia 129 ribu kasus dan Kolombia 125.000 kasus.
Negara dengan total kesembuhan tertinggi
India menjadi negara dengan total kesembuhan tertinggi dari COVID-19, dengan 32,2 juta orang. Disusul AS 31,5 juta, Brasil 19,9 juta, dan Rusia 6,3 juta.
Di kawasan Asia, selain India, Turki, Iran, Indonesia, dan Filipina masuk dalam 5 besar pemulihan tertinggi dari virus corona. Masing-masing 5,9 juta kasus, 4,4 juta kasus, 3,8 juta kasus, dan 1,92 juta kasus.
Pemerintah Indonesia melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menggelar kampanye 5M: menggunakan masker, mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
Jika protokol kesehatan ini dijalankan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalani gaya hidup 5M, akan melindungi diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita.

0 Comments